Membrane System : SWRO

SWRO adalah metode terbaik untuk pengolahan air laut, yang akan menghilangkan lebih dari 98% senyawa garam.  Sistem ini tidak saja untuk industri di sekitar pantai, juga bisa menempatkannya pada kapal laut dan offshore (lepas pantai).  Selain untuk mendapatkan air bersih, bisa juga untuk kebutuhan pengolahan limbah.

Sistem sea water reverse osmosis ini mempunyai tiga komponen pokok yaitu prefilter, pompa tekanan tinggi dan membrane air laut.  Tentunya semua komponen utama ini harus tahan terhadap korosif.  Disamping komponen utama, komponen pendukung seperti skid frame juga harus terlindung dari potensi korosif.

Selain SWRO ada juga istilah lainnya yaitu TWRO dan BWRO, keduanya adalah sama -sama system reverse osmosis.  Pemasangan TWRO atau BWRO bisa memasangnya setelahnya.  Tujuannya adalah agar mendapatkan air tawar dengan TDS yang lebih rendah.

Dalam sebuah water treatment plant, SWRO system mempunyai kelengkapan beberapa komponen lainnya, seperti: pompa intake, pompa umpan, pompa distribusi, pretreatment, filter mekanis screener, dll.

Bagaimana Cara Kerja SWRO?

Cara kerja SWRO mulai prosedurnya dari pompa RO tekanan tinggi yang memompa air laut ke dalam modul membrane.  Pada proses ini akan menghasilkan air permeate dan air rejection.  Air permeate adalah air yang di manfaatkan, sedangkan air rejection adalah air yang terbuang.

Besarnya tekanan pompa sea water reverse osmosis untuk mengolah air laut antara 600 – 1000 psi, hal ini tergantung dengan TDS air baku.  Semakin tinggi air baku maka semakin tinggi membutuhkan tekanan, dan power listrik juga bertambah.

Hasil dari cara kerja SWRO ini akan mengubah air laut yang semula TDS 20.000 – 40.000 ppm menjadi 300 – 600 ppm.  Apabila TDS hasil masih tinggi (lebih 500 ppm), maka bisa menambahkan sistem reverse osmosis filter.  Sehingga nantinya TDS lebih kecil dari 50 ppm. Pengolahan air laut walaupun sama – sama mengolah air asin, namun SWRO sedikit berbeda dengan pengolahan air payau.  Pada pengolahan air payau hanya membutuhkan tekanan 300 – 500 psi.

Mesin SWRO berfungsi menyediakan air tawar, baik di Onshore(daratan) atau Offshore (di tengah laut).  Beberapa kapal cargo, kapal riset, kapal ikan dan kapal lainnya juga menggunakan mesin ini untuk memproduksi air bersih selama pelayaran.

Pemasangan sea water reverse osmosis pada Offshore memerlukan material dan treatment khusus.  Hal ini mencegah korosif dari luar, karena udara di laut akan lebih korosif daripada daerah yang biasa.  Spesifikasi lainnya yang berbeda untuk offshore adalah desain recovery yang umumnya rendah.

Penggunaan pipa tekanan tinggi mesin SWRO, harus menggunakan pipa tahan tekanan 1000 psi.  Sebaiknya menggunakan pipa Duplex SS 2205, SS 2207 serta ketebalan schedule 80.  Namun mengingat kesediaan pipa agak susah, maka menggunakan pipa stainless SS – 316L.

Sea water reverse osmosis adalah teknologi yang investasinya cukup mahal, oleh sebab itu ketika merencanakannya harus memperhatikan desain dan pemilihan material.  Pastinya pemasangan sistem ini kedepan akan semakin banyak, seiring pertumbuhan usaha di pinggir pantai dan kepulauan.